0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Israel Konflik Timur Tengah Spesial

    AS dan Israel Akui Banyak Korban Jiwa Saat Perang Lawan Iran Masuk Pekan Ketiga - Tribunnews

    6 min read

     

    AS dan Israel Akui Banyak Korban Jiwa Saat Perang Lawan Iran Masuk Pekan Ketiga


    Selain rudal, drone-drone Iran juga terus menyasar target-target berentitas AS di berbagai negara sekutu mereka di kawasan Timur Tengah

    AS dan Israel Akui Banyak Korban Jiwa Saat Perang Lawan Iran Masuk Pekan Ketiga

    Ringkasan Berita:
    • Laporan AS menyebutkan 13 tentara tewas dan sekitar 200 terluka dalam perang AS-Israel melawan Iran sejauh ini.
    • Israel melaporkan 12 orang tewas dan ribuan lainnya terluka di tengah serangan Iran yang terus berlanjut.

     

    TRIBUNNEWS.COM - Saat perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran memasuki minggu ketiga, angka korban resmi dari Washington dan Israel menunjukkan peningkatan kerugian di antara personel militer dan warga sipil.

    Di sisi lain, di tengah koar-koar Presiden AS, Donald Trump kalau mereka telah mengalahkan Iran, serangan rudal Teheran terus berlangsung setiap hari.

    Selain rudal, drone-drone Iran juga terus menyasar target-target berentitas AS di berbagai negara sekutu mereka di kawasan Timur Tengah.

    Baca juga: Tujuan Perang Lawan Iran Tak Jelas, Petinggi Intelijen AS Pilih Mundur: Trump Dikibuli Israel

    Korban Jiwa AS

    Pentagon telah mengkonfirmasi 13 tentara AS tewas sejak operasi militer mereka di Iran dimulai pada 28 Februari.

    Para korban itu, termasuk pasukan yang tewas dalam serangan rudal dan pesawat tak berawak Iran serta insiden seperti kecelakaan pesawat.

    Para pejabat militer juga melaporkan sekitar 200 anggota militer AS terluka.

    Sebagian besar prajurit yang cedera digambarkan masuk dalam kategori luka ringan dan sejumlah tentara dirawat di berbagai negara di kawasan itu, termasuk Kuwait, Arab Saudi, UEA, Yordania, Bahrain, Irak, dan Israel.

    Baca juga: Iran Kuat Melawan, Korban Jiwa Tentara AS Meningkat Menjadi 200 Orang di 7 Negara Timur Tengah

    KORBAN JIWA BERTAMBAH - Tangkap layar Khbrn, Selasa (17/3/2026) menunjukkan personel militer Amerika Serikat (AS) mengangkat peti mati berisi jenazah rekan mereka. Jumlah korban jiwa tentara AS memasuki pekan ketiga perang melawan Iran dilaporkan meningkat sejak perang pecah 28 Februari 2026.
    KORBAN JIWA BERTAMBAH - Tangkap layar Khbrn, Selasa (17/3/2026) menunjukkan personel militer Amerika Serikat (AS) mengangkat peti mati berisi jenazah rekan mereka. Jumlah korban jiwa tentara AS memasuki pekan ketiga perang melawan Iran dilaporkan meningkat sejak perang pecah 28 Februari 2026. (HO/IST/Tangkap Layar/Khaberni)

    Korban Jiwa dan Luka-luka Pihak Israel

    Adapun Israel telah mengakui 12 kematian, termasuk warga sipil yang tewas dalam serangan roket Iran dan tentara yang tewas dalam pertempuran di Lebanon selatan.

    Front Lebanon ini pecah di tengah gelombang serangan Iran yang lebih luas terhadap kota-kota dan situs militer.

    Kementerian Kesehatan Israel mengatakan bahwa rumah sakit setempat telah merawat ribuan korban luka, dengan ratusan orang cedera selama perang berlangsung.

    Baca juga: Iran Kuat Melawan, Korban Jiwa Tentara AS Meningkat Menjadi 200 Orang di 7 Negara Timur Tengah

    Perang Terus Berlanjut

    Perang tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, dengan kedua pihak saling melancarkan serangan di berbagai front.

    Ibu kota regional dan infrastruktur telah dihantam, dan jalur energi seperti Selat Hormuz tetap terganggu.
     


     


    Komentar
    Additional JS