0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured Iran Mojtaba Khamenei Spesial

    3 Kelompok Poros Perlawanan Tetap Bersatu Bersama Mojtaba Khamenei - SindoNews

    5 min read

     

    3 Kelompok Poros Perlawanan Tetap Bersatu Bersama Mojtaba Khamenei


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Senin, 09 Maret 2026 - 18:30 WIB

    Houthi, salah satu kelompok poros perlawanan tetap bersatu bersama Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. Foto/X/@Voiceforfreefom

    TEHERAN - Gerakan-gerakan Poros Perlawanan regional mengeluarkan pernyataan terpisah yang mengucapkan selamat kepada Republik Islam Iran atas terpilihnya Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Pemimpin baru Revolusi Islam.

    3 Kelompok Poros Perlawanan Tetap Bersatu Bersama Mojtaba Khamenei

    1. Hizbullah

    Melansir Press TV, dalam sebuah pernyataan, gerakan perlawanan Lebanon, Hizbullah, mengucapkan selamat kepada Ayatollah Mojtaba Khamenei atas terpilihnya beliau, menegaskan kembali hubungan abadi antara gerakan perlawanan dan Republik Islam.

    Gerakan tersebut mengatakan bahwa mereka memperbarui perjanjiannya dengan prinsip-prinsip para pemimpin Revolusi Islam dan berjanji setia kepada Ayatollah Mojtaba Khamenei.

    Di bawah kepemimpinannya, Hizbullah menyatakan akan mendedikasikan seluruh upayanya untuk mewujudkan prinsip-prinsip Revolusi Islam sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Imam Khomeini.

    Perang perlawanan Hizbullah, menurut pernyataan tersebut, menyatakan bahwa mereka berada di bawah komando Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, pemimpin tertinggi (Vali-ye Faqih) yang baru, dan bersumpah untuk membuat Amerika yang kriminal dan arogansi global menyesali setiap agresi yang mereka lakukan.

    “Di bawah kepemimpinan Pemimpin kami yang terkasih, kami akan melawan dan bertahan hingga napas terakhir dan tetes darah terakhir kami,” tambahnya.


    2. Houthi

    Gerakan perlawanan Ansarullah Yaman atau dikenal dengan Houthi juga mengeluarkan pernyataan, mengatakan bahwa transisi yang lancar di Republik Islam menunjukkan ketahanan negara tersebut.

    Gerakan tersebut mengucapkan selamat kepada Ayatollah Mojtaba Khamenei atas terpilihnya beliau sebagai Pemimpin Revolusi Islam yang baru.

    Dalam sebuah pernyataan, Mohammed Ali al-Houthi, anggota senior Dewan Politik Tertinggi, menyampaikan ucapan selamat yang hangat kepada kepemimpinan dan rakyat Iran pada kesempatan tersebut.

    “Kami mengucapkan selamat atas terpilihnya Sayyed Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Revolusi Islam Iran, kepemimpinannya, dan rakyatnya,” kata al-Houthi.

    Pejabat Yaman itu menekankan bahwa transisi kepemimpinan menunjukkan kekuatan dan kohesi Republik Islam, menyatakan bahwa hal itu mencerminkan “kohesi, persatuan, dan kesiapan sistem dan bangsa.”

    Al-Houthi lebih lanjut menggambarkan sistem Iran sebagai sistem yang pada dasarnya tangguh, menegaskan bahwa para pemimpin dan rakyatnya “bertahan dan tak terkalahkan.”

    Baca Juga: Mojtaba Khamenei Dikabarkan Terluka Akibat Serangan AS - Israel

    3. Kata'ib Hezbollah

    Abu Hussein Al-Hamidawi, Sekretaris Jenderal Kata'ib Hezbollah di Irak, juga memuji terpilihnya Sayyed Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin dan pembawa panji pasukan perlawanan di seluruh dunia.

    Ia mengatakan perkembangan ini merupakan bukti lebih lanjut dari ketajaman, wawasan, dan pandangan jauh ke depan Majelis Pakar mengenai besarnya tantangan penting yang dihadapi bangsa.

    Ia menggambarkan Pemimpin baru tersebut sebagai sosok yang memiliki kualitas kepemimpinan dan kompetensi yang diperlukan untuk memikul beban tanggung jawab besar ini di era yang sulit ini.

    Koalisi Pemuda 14 Februari, sebuah gerakan yang dinamai berdasarkan tanggal dimulainya pemberontakan tahun 2011 di Bahrain melawan pemerintahan monarki, mengucapkan selamat kepada Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei atas pengangkatannya sebagai Pemimpin baru Iran.

    Kelompok tersebut memuji keputusan tersebut, menyerukan persatuan di sekitar Pemimpin baru, dan menyatakan harapan bahwa kepemimpinannya akan memperkuat umat Muslim dan perlawanan.

    Majelis Pakar yang beranggotakan 88 orang pada hari Minggu memilih Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei sebagai penerus ayahnya dan Pemimpin Revolusi Islam yang gugur, Imam Khamenei.

    (ahm)

    Komentar
    Additional JS