0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Tengah Spesial

    Mengapa Iran Sebut Kapal Perang AS di Timur Tengah bukan Teatrikal, tapi Manuver? - SindoNews

    5 min read

     

    Mengapa Iran Sebut Kapal Perang AS di Timur Tengah bukan Teatrikal, tapi Manuver?


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Minggu, 22 Februari 2026 - 19:14 WIB

    Iran sebut kapal perang AS di Timur Tengan bukan teatrikal, tapi bermanuver. Foto/X

    TEHERAN - Seorang komandan militer Iran Brigadir Jenderal Mohammad Jafar Asadi, menepis peningkatan kapal perang dan jet tempur AS di kawasan Timur Tengah selama beberapa minggu terakhir di tengah ketegangan atas program nuklir sipil Teheran sebagai “teatrikal."

    Dia menyatakan bahwa Pemimpin Revolusi Islam telah menanggapi manuver yang berlebihan tersebut dengan tegas.


    Mengapa Iran Sebut Kapal Perang AS di Timur Tengah bukan Teatrikal, tapi Manuver?

    1. Militer Jadi Alat Propaganda AS

    “Bangsa kita sangat tahu bahwa kapal dan persenjataan lain yang sekarang ditempatkan di Teluk Persia dan perairan Laut Oman telah berlayar di berbagai bagian dunia selama bertahun-tahun,” kata Wakil Inspektur Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Brigadir Jenderal Mohammad Jafar Asadi, pada hari Minggu, dilansir Press TV.

    Ia menambahkan bahwa pengerahan kapal di wilayah tersebut telah memasuki fase propaganda, dan tanggapan terhadap langkah teatrikal tersebut telah diberikan dengan baik oleh Ayatollah Seyed Ali Khamenei, yang baru-baru ini mengatakan bahwa “Tentu saja kapal induk adalah alat yang berbahaya, tetapi yang lebih berbahaya daripada kapal induk adalah senjata yang dapat menenggelamkannya ke dasar laut.”


    2. Barat dan Zionis Jadi Tumor Ganas di Timur Tengah

    Komandan senior tersebut kemudian mengingat kegagalan musuh-musuh Republik Islam selama 47 tahun terakhir.

    “Kami berharap para penghasut perang jahat seperti Amerika, Inggris, Prancis, Jerman, dan rezim Zionis pada akhirnya akan berakhir sebagai tumor ganas di kawasan Timur Tengah,” kata Brigadir Jenderal Asadi.

    BacaJugaL: Trump Heran Mengapa Iran Belum Menyerah?

    3. Siap Berperang dengan Sekuat Tenaga

    Ia juga menegaskan kembali kesiapan tempur Angkatan Bersenjata Iran, menekankan bahwa mereka siap untuk membela dan akan bertindak jauh lebih tegas dan kuat daripada di masa lalu.

    “Tanggapan Angkatan Bersenjata terhadap setiap kesalahan perhitungan dan tindakan bodoh oleh musuh akan lebih dahsyat dari sebelumnya,” kata Brigadir Jenderal Asadi.

    4. Iran Berhak Membela Diri

    Pada hari Jumat, duta besar dan perwakilan tetap Iran untuk PBB mengkritik pernyataan baru-baru ini yang dibuat oleh presiden AS sebagai pelanggaran hukum internasional, menyerukan tindakan cepat untuk mencegah ketegangan lebih lanjut dan memperingatkan bahwa Iran akan menegaskan haknya yang sah untuk membela diri berdasarkan Piagam PBB jika diserang.

    Dalam surat resmi tertanggal 19 Februari yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden Dewan Keamanan PBB James Kariuki, Amir Saeid Iravani mengutip ancaman AS yang berulang dan eksplisit tentang penggunaan kekuatan, termasuk referensi terhadap potensi operasi militer yang diluncurkan dari Diego Garcia dan pangkalan regional lainnya.

    Utusan Iran menegaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan pelanggaran Pasal 2(4) Piagam PBB dan berisiko menggoyahkan stabilitas kawasan yang sudah bergejolak.

    (ahm)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    Iran: 2 Kapal Induk...

    Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!

    Komentar
    Additional JS