0
News
    Home Arab Saudi Bahrain Berita Dunia Internasional Featured Konflik Timur Tengah Kuwait Qatar Spesial Uni Emirat Arab

    Iran 'Mengamuk', Lima Pangkalan AS di Timur Tengah Dirudal, Riyadh Juga Kena Bom - Republika

    6 min read

     

    Iran 'Mengamuk', Lima Pangkalan AS di Timur Tengah Dirudal, Riyadh Juga Kena Bom

    Serangan balasan tersebut merupakan respons atas serangan AS-Israel.

    Tangkapan layar serangan Iran yang menyasar Pangkalan AS di Bahrain

    REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Serangan provokatif Israel-Amerika Serikat ke Iran berakibat pada meluasnya eskalasi di Kawasan Timur Tengah. Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan rudal balasan besar-besaran terhadap sejumlah pangkalan militer AS di wilayah Teluk, Sabtu (28/2/2026).

    Langkah ini merupakan respons langsung atas agresi udara gabungan AS-Israel ke wilayah Iran beberapa jam sebelumnya.

    Sponsored

    Kantor berita Iran, Fars, mengonfirmasi bahwa Teheran telah menargetkan sejumlah instalasi militer strategis AS di kawasan tersebut. Lokasi yang menjadi sasaran rudal mencakup Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar, Pangkalan Udara Al-Salem di Kuwait, Pangkalan Udara Al-Dhafra di Uni Emirat Arab (UEA), serta markas besar Armada Angkatan Laut ke-5 AS di Bahrain.

    Ledakan di Riyadh, Arab Saudi, yang dilaporkan kantor berita AFP ikut memperburuk situasi.  Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai sumber ledakan tersebut maupun jumlah korban jiwa, namun otoritas setempat dilaporkan telah meningkatkan status keamanan ke level tertinggi.

    Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Aljazirah bahwa mereka meminta Israel untuk “bersiap menghadapi apa yang akan terjadi, dan tanggapan kami akan dipublikasikan, dan tidak ada garis merah”.

    "Semua aset dan kepentingan Amerika dan Israel di Timur Tengah telah menjadi target yang sah. Tidak ada garis merah setelah agresi ini, dan segala sesuatu mungkin terjadi, termasuk skenario yang tidak dipertimbangkan sebelumnya," kata pejabat itu.

    "Amerika Serikat dan Israel telah memulai agresi dan perang yang akan berdampak luas dan bertahan lama. Kami tidak terkejut dengan agresi gabungan Amerika-Israel dan kami memiliki respons yang kompleks tanpa batasan waktu," kata pejabat tersebut, seraya menambahkan bahwa seruan apa pun kepada Iran untuk menahan diri atau menyerah adalah "tidak dapat diterima dan hanya angan-angan".


    Komentar
    Additional JS