0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Info9 New York Romadhon Sholat Tarawih Spesial Times Zohran Mamdani

    Fajar Baru di New York: Gema Tarawih di Times Square dan Era Kepemimpinan Zohran Mamdani -

    5 min read

      

    Fajar Baru di New York: Gema Tarawih di Times Square dan Era Kepemimpinan Zohran Mamdani

    Para jamaah memadati kawasan New York Square untuk melaksanakan sholat tarawih/Instagram @pikiranrakyat. /
     
    PRIANGANTIMURNEWS– Hiruk-pikuk klakson taksi kuning dan pendar lampu neon raksasa yang menjadi ikon global Times Square mendadak luruh dalam keheningan yang magis. 

    Di bawah bayang-bayang papan iklan digital yang tak pernah tidur, ribuan umat Muslim memadati aspal Manhattan, bersujud dalam saf-saf yang rapi untuk melaksanakan salat tarawih berjamaah.
     
    Pemandangan kontras ini bukan sekadar ritual ibadah, melainkan simbol kuat tentang toleransi, keberagaman, dan pergeseran lanskap sosial-politik di salah satu kota paling berpengaruh di dunia.
     
     
    Instagram @pikiranrakyat melaporkan, kegiatan yang diinisiasi oleh komunitas dakwah Way of Life SQ ini kian mengukuhkan posisinya sebagai tradisi baru di New York
     
    Sejak pertama kali digelar pada tahun 2022, jumlah jemaah terus membengkak. Times Square, yang dikenal sebagai "The Crossroads of the World", kini tak hanya menjadi pusat komersial dan teater Broadway, tetapi juga ruang terbuka bagi ekspresi religius yang damai.
     
    Tak hanya salat, acara ini menjadi ajang inklusivitas melalui pembagian ribuan paket buka puasa gratis kepada wisatawan dan warga lokal. Di tempat di mana setiap inci tanah bernilai miliaran dolar, spiritualitas mendapatkan ruangnya untuk "beristirahat" sejenak dari hiruk-pikuk konsumerisme duniawi.
     
     
    Ketika dahi menyentuh aspal di antara kepungan layar digital, sebuah pesan sederhana tersampaikan: bahwa perdamaian bisa ditemukan bahkan di tempat yang paling bising sekalipun.
     
    Zohran Mamdani, Simbol Perubahan di Balai Kota:
    Kehadiran ribuan jamaah di jantung kota ini seakan mendapatkan payung politik yang lebih kuat dengan mencatatkan sejarah baru di Balai Kota. Januari 2026 menjadi tonggak sejarah saat Zohran Mamdani resmi menjabat sebagai Wali Kota New York ke-112.
     
    Mamdani, politikus berusia 34 tahun kelahiran Kampala, Uganda, adalah Muslim pertama yang memimpin "The Big Apple". Kemenangannya menandai pergeseran budaya dan generasi yang signifikan.
     
    Berikut profil singkat Zohran Mamdani
     • Latar Belakang: Putra dari akademisi Mahmood Mamdani dan sutradara legendaris Mira Nair.
    • Rekam Jejak: Mantan anggota Majelis Negara Bagian New York yang vokal memperjuangkan perumahan rakyat dan hak penyewa di Astoria, Queens.
    • Visi Inklusif: Membawa agenda progresif yang memperkuat kebijakan seperti penyediaan makanan halal di sekolah negeri dan perlindungan bagi komunitas imigran.
     
     
     
    Dengan populasi umat Muslim mencapai sekitar 800.000 jiwa, New York kini mengukuhkan posisinya sebagai kota dengan komunitas Muslim terbesar di Amerika Serikat. 
     
    Di bawah kepemimpinan Mamdani, kebijakan yang sebelumnya dirintis seperti izin kumandang azan melalui pengeras suara semakin diperkuat sebagai identitas kota yang menghargai pluralisme.
     
    Kombinasi antara gema tarawih di Times Square dan kepemimpinan Mamdani di Balai Kota memberikan warna baru bagi wajah New York. Ini adalah bukti nyata bahwa di balik kemegahan gedung pencakar langit, ada komunitas yang tetap menjaga spiritualitas mereka tetap hidup, menjadikan New York bukan hanya pusat ekonomi, tetapi juga rumah yang hangat bagi semua keyakinan.***

    Sumber Artikel berjudul " Fajar Baru di New York: Gema Tarawih di Times Square dan Era Kepemimpinan Zohran Mamdani ", selengkapnya dengan link: https://priangantimurnews.pikiran-rakyat.com/muslim/pr-12210031020/fajar-baru-di-new-york-gema-tarawih-di-times-square-dan-era-kepemimpinan-zohran-mamdani
    Komentar
    Additional JS