Biaya Hidup Tinggi dan Negeri Kacau, Warga AS Eksodus Besar-besaran ke Luar Negeri / SindoNews
Biaya Hidup Tinggi dan Negeri Kacau, Warga AS Eksodus Besar-besaran ke Luar Negeri
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Jum'at, 27 Februari 2026 - 17:24 WIB
Penumpang pesawat menunggu bagasi di bandara. Foto/kesq.com
WASHINGTON - Pada tahun 2025, untuk pertama kalinya sejak Depresi Besar, Amerika Serikat (AS) mengalami migrasi bersih negatif. Data itu menurut analisis oleh The Wall Street Journal dan laporan Brookings Institution.
Apa artinya? Terjadi penurunan signifikan dalam jumlah pendatang ke AS pada tahun 2025 dibandingkan dengan tahun 2024.
Migrasi bersih tahun 2025 diperkirakan antara -10.000 dan -295.000, menurut laporan Brookings Institution. Migrasi bersih negatif yang berkelanjutan untuk tahun 2026 juga kemungkinan akan terjadi, menurut studi tersebut.
Saat ini, diperkirakan 4–9 juta warga Amerika tinggal di luar negeri, dengan permintaan untuk melepaskan kewarganegaraan AS melonjak 48% pada tahun 2024.
Kira-kira lebih dari 100.000 mahasiswa asal AS belajar di luar negeri untuk mendapatkan gelar yang lebih murah.
Warga Amerika menuju ke luar negeri, mencari: biaya hidup yang lebih rendah; perawatan kesehatan yang terjangkau; sekolah berkualitas; kota yang mudah dijelajahi dengan berjalan kaki.
Ke Mana Warga Amerika Pindah?
Berikut ini berbagai negara yang menjadi tujuan warga AS untuk pindah:
1.Portugal – Jumlah penduduk Amerika telah melonjak lebih dari 500% sejak pandemi, tumbuh 36% hanya pada tahun 2024.
2.Spanyol dan Belanda – Jumlah warga Amerika hampir berlipat ganda dalam dekade terakhir.
3.Republik Ceko – Jumlah penduduk Amerika telah meningkat lebih dari dua kali lipat selama 10 tahun.
4.Jerman – Pada tahun 2025, lebih banyak warga Amerika pindah ke sana daripada warga Jerman yang pindah ke AS.
5.Irlandia – Menyambut 10.000 warga Amerika pada tahun 2025, kira-kira dua kali lipat dari jumlah pendatang pada tahun
2024.
6.Inggris – Warga Amerika mengajukan permohonan kewarganegaraan dengan tingkat tertinggi sejak tahun 2004 (6.600 orang pada tahun hingga Maret 2025).
Antrean panjang warga Amerika yang ingin melepaskan kewarganegaraan AS menunjukkan tren jangka panjang yang jelas.
Baca juga: Mengerikan, AI Unggulan Kerahkan Senjata Nuklir dalam 95% Simulasi Perang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

4 Tentara Wanita Israel yang Dibebaskan Tersenyum dan Lambaikan Tangan ke Warga Gaza