Trump: Tanpa AS, Eropa Sekarang Bicara Bahasa Jerman dan Jepang - deitk
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Eropa akan berbicara bahasa Jerman dan Jepang hari ini jika Washington tidak memimpin pasukan Sekutu dalam memenangkan Perang Dunia II. Trump menggunakan argumen historis untuk membenarkan upayanya memperoleh Greenland.
"Setelah perang - yang kita menangkan, kita menang besar, tanpa kita, saat ini, kalian semua akan berbicara bahasa Jerman dan mungkin sedikit bahasa Jepang," kata Trump kepada Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, dilansir Anadolu, Kamis (26/1/2026).
Trump membela tuntutannya atas Greenland dengan menyebutkan kekalahan cepat Denmark yang terjadi selama perang. Trump mengklaim ibu kota Denmark, Kopenhagen, jatuh ke tangan Jerman hanya setelah enam jam pertempuran dan sama sekali tidak mampu mempertahankan diri atau Greenland.
Trump mengatakan Washington 'terpaksa' mengirim pasukan untuk mempertahankan Greenland "dengan biaya dan pengeluaran yang besar,". Trump juga menyebut ASmendirikan pangkalan untuk melindungi wilayah tersebut bagi Denmark.
"Kami benar-benar mendirikan pangkalan di Greenland untuk Denmark. Kami berjuang untuk Denmark," katanya, menambahkan bahwa AS juga bertindak untuk mencegah "musuh" mendapatkan pijakan di Belahan Bumi Barat.
Diketahui, Greenland telah menarik minat Trump karena lokasinya yang strategis di Arktik, sumber daya mineral yang melimpah, dan kekhawatiran tentang meningkatnya aktivitas Rusia dan Tiongkok.
Sementara Denmark dan Greenland telah menolak proposal untuk mentransfer wilayah tersebut, seraya menegaskan kembali kedaulatan Denmark.
Tonton juga video "Trump Bertemu NATO, Sebut Telah Ada Kesepakatan soal Greenland"
(yld/eva)