0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Greenland NORAD Spesial

    Pesawat Militer AS Tiba di Greenland Dukung Operasi NORAD, Denmark Kerahkan Pasukan Besar - Tribunnews

    11 min read

     

    Pesawat Militer AS Tiba di Greenland Dukung Operasi NORAD, Denmark Kerahkan Pasukan Besar

    Kehadiran pesawat ini juga akan didukung oleh sejumlah armada lain yang beroperasi dari wilayah daratan Amerika Serikat dan Kanada.

    Pesawat Militer AS Tiba di Greenland Dukung Operasi NORAD, Denmark Kerahkan Pasukan Besar
    Ringkasan Berita:
    • Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (North American Aerospace Defense Command/NORAD) mengumumkan kedatangan sebuah pesawat militer Amerika Serikat (AS) di Pangkalan Luar Angkasa Pituffik, Greenland.
    • Dalam pernyataan resminya, NORAD menyebutkan bahwa pesawat tersebut merupakan bagian dari operasi yang telah lama direncanakan.
    • Kehadiran pesawat ini juga akan didukung oleh sejumlah armada lain yang beroperasi dari wilayah daratan Amerika Serikat dan Kanada.

     

    SERAMBINEWS.COM, NUUK – Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (North American Aerospace Defense Command/NORAD) mengumumkan kedatangan sebuah pesawat militer Amerika Serikat (AS) di Pangkalan Luar Angkasa Pituffik, Greenland.

    Dalam pernyataan resminya, NORAD menyebutkan bahwa pesawat tersebut merupakan bagian dari operasi yang telah lama direncanakan.

    Kehadiran pesawat ini juga akan didukung oleh sejumlah armada lain yang beroperasi dari wilayah daratan Amerika Serikat dan Kanada.

    “Pesawat NORAD akan segera tiba di Pangkalan Luar Angkasa Pituffik, Greenland,” demikian pengumuman NORAD, Selasa (20/1/2026).

    NORAD menjelaskan, pengerahan pesawat ini bertujuan untuk mendukung berbagai operasi yang telah direncanakan sebelumnya serta memperkuat kerja sama keamanan antara Amerika SerikatKanada, dan Kerajaan Denmark.

    Langkah tersebut, menurut NORAD, telah dikoordinasikan dengan pemerintah Denmark, sementara otoritas Greenland juga telah diberi pemberitahuan.

    “Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama pertahanan jangka panjang antara Amerika Serikat dan Kanada, serta Kerajaan Denmark,” ujar NORAD dalam pernyataan resminya yang juga dikutip kantor berita AFP.

    Meski tidak merinci jenis kegiatan yang akan dilakukan di Pangkalan Luar Angkasa Pituffik, NORAD menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari aktivitas rutin dalam kerangka pertahanan Amerika Utara.

    Pesawat-pesawat itu akan beroperasi bersama armada lain yang berbasis di AS dan Kanada.

    “NORAD secara rutin melaksanakan operasi berkelanjutan dan tersebar guna menjaga pertahanan Amerika Utara,” lanjut pernyataan tersebut.

    Sebelumnya, NORAD juga dikenal rutin melakukan operasi pencegatan terhadap pesawat militer Rusia yang mendekati wilayah udara Amerika Utara sebagai bagian dari tugas pengawasan dan pertahanan kawasan.

    Baca juga: VIDEO Trump Ubah Strategi: Pendekatan Damai Bukan Lagi Prioritas Akuisisi Greenland

     

    Denmark kerahkan pasukan besar
     

    Sementara itu, pasukan Denmark dalam jumlah besar diperkirakan tiba di Greenland pada 19 Januari malam waktu setempat, menurut laporan stasiun televisi Denmark TV2, mengutip angkatan bersenjata negara itu. 

    Jumlah pasti personel yang akan dikerahkan tidak disebutkan.

    Komandan militer tertinggi Denmark di Arktik, Mayor Jenderal Soren Andersen, hanya mengatakan bahwa sekitar 100 tentara Denmark telah tiba di Nuuk, ibu kota Greenland.

    Jumlah yang sama pun telah mendarat di Kangerlussuaq, Greenland barat, menurut laporan Politico.

    Ratusan tentara tersebut dijadwalkan ikut latihan ketahanan Arktik. Andersen pekan lalu mengatakan, pengerahan tersebut merupakan respons terhadap ancaman Rusia, bukan terhadap Presiden AS Donald Trump.

    Adapun Trump berulang kali menyatakan bahwa Greenland seharusnya menjadi bagian dari Amerika Serikat, dengan alasan kepentingan strategis bagi keamanan nasional AS.

    Pemerintah Denmark dan otoritas Greenland telah memperingatkan AS agar tidak mengambil alih pulau tersebut, seraya menegaskan harapan mereka agar kedaulatan wilayah bersama tetap dihormati.

    Greenland merupakan koloni Denmark hingga 1953.

    Pulau itu tetap menjadi bagian dari Kerajaan Denmark setelah memperoleh otonomi pada 2009, dengan kewenangan untuk mengatur pemerintahan sendiri dan menentukan kebijakan dalam negerinya sendiri.

     

     

     

     


    Komentar
    Additional JS