Efek Tarif Trump, Kanada Baikan ke China Setelah 8 Tahun Bersitegang - Kompas
Efek Tarif Trump, Kanada Baikan ke China Setelah 8 Tahun Bersitegang
BEIJING, KOMPAS.com - Perdana Menteri Kanada Mark Carney memuji terbentuknya“kemitraan strategis baru dengan "Negeri Panda" seusai menggelar pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing pada Jumat (16/1/2026).
Lawatan tersebut menandai kunjungan pertama pemimpin Kanada ke China dalam delapan tahun terakhir, sebagaimana dilansir The Guardian.
Dalam pertemuan di Aula Besar Rakyat, Beijing, Carney menyatakan Kanada dan China memiliki peluang membangun kembali hubungan bilateral yang disesuaikan dengan dinamika global terkini.
"Bersama-sama kita dapat membangun dari hal terbaik yang pernah ada dalam hubungan ini untuk menciptakan hubungan baru yang disesuaikan dengan realitas global yang baru," kata Carney di hadapan Xi Jinping.
Baca juga: Xi Jinping Bertemu Pemimpin Kanada-Jepang Usai Gencatan Dagang Trump
Carney menegaskan, keterlibatan dan kerja sama akan menjadi fondasi utama dari kemitraan strategis baru antara kedua negara.
"Pertanian, energi, dan keuangan adalah sektor tempat kita bisa membuat kemajuan paling cepat," ujar Carney.
Pernyataan tersebut menandai upaya Kanada membalik halaman hubungan bilateral setelah bertahun-tahun diwarnai ketegangan diplomatik dan sengketa perdagangan.
Hubungan Kanada dan China memburuk sejak 2018 setelah Ottawa menangkap Meng Wanzhou, putri pendiri Huawei, atas permintaan Amerika Serikat (AS).
Penangkapan itu kemudian dibalas Beijing dengan menahan dua warga Kanada atas tuduhan spionase.
Baca juga: Jet Tempur China Dilengkapi Rudal Cegat Pesawat Kanada Saat Jalankan Misi
Ketegangan tersebut berlanjut dengan perang tarif balasan serta tuduhan campur tangan China dalam pemilu Kanada.
Namun, Carney kini mendorong perubahan arah kebijakan luar negeri guna mengurangi ketergantungan ekonomi Kanada terhadap AS.
Langkah tersebut diambil di tengah tekanan besar akibat kebijakan tarif agresif Presiden AS Donald Trump terhadap produk Kanada.
Kunjungan kenegaraan Carney ke Beijing disebut sebagai hasil perhitungan diplomatik yang matang di tengah dampak perang dagang dengan AS.
Kanada menghadapi kebutuhan mendesak memperluas pasar ekspor demi menahan tekanan ekonomi dari negara tetangga sekaligus mitra dagang terbesarnya.
Baca juga: China Lindungi Kapal Korut, Kerahkan Jet Tempur untuk Cegat Pesawat Kanada
Dalam sambutannya, Xi menyebut hubungan China-Kanada telah mencapai titik balik sejak pertemuan terakhir kedua pemimpin di sela KTT APEC pada Oktober 2025.
"Dapat dikatakan pertemuan kita tahun lalu membuka babak baru dalam mengarahkan hubungan China-Kanada menuju perbaikan," ujar Xi kepada Carney.
Xi menegaskan perkembangan hubungan yang sehat dan stabil antara kedua negara sejalan dengan kepentingan bersama Beijing dan Ottawa.
"Perkembangan yang sehat dan stabil dari hubungan China-Kanada melayani kepentingan bersama kedua negara kita," kata Xi.
Pemerintah China juga menyatakan kesediaannya membawa hubungan bilateral kembali ke jalur yang benar setelah periode ketegangan berkepanjangan.
Baca juga: Inggris, Australia, Kanada, dan Portugal Resmi Akui Negara Palestina, Israel Kian Terpojok
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang