F-22 Raptor Mendaptkan Suntikan DNA Jet Tempur Generasi Keenam NGAD, Ini Kemampuan yang Ditingkatkan - Zona Jakarta
F-22 Raptor Mendaptkan Suntikan DNA Jet Tempur Generasi Keenam NGAD, Ini Kemampuan yang Ditingkatkan - Zona Jakarta

ZONAJAKARTA.com - Jet tempur F-22 Raptors milik Angkatan Udara AS (USAF) akan segera memiliki "cakar yang lebih tajam".
USAF telah memberikan kontrak senilai lebih dari USD 1 miliar kepada RTX Raytheon untuk peningkatan sensor pada jet tempur generasi kelima tersebut.
"Kontrak ini menyediakan program peningkatan sensor F-22 Raptor yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan sensor F-22 Raptor," ungkap pernyataan Departemen Pertahanan AS (DoD).
"Pekerjaan akan dilakukan di McKinney, Texas, dan diharapkan selesai pada 8 Mei 2029," papar pernyataan tersebut.
Melansir National Interest, Rabu (4/9/2024), peningkatan tersebut hanyalah bagian dari upaya USAF yang lebih besar untuk meningkatkan kemampuan F-22 Raptor.
Saat ini, USAF telah menyerukan pensiunnya 32 unit F-22 Raptor Block 20 yang lebih tua lantaran dianggap tidak mampu bertempur.
Sementara 154 unit F-22 Raptor yang tersisa dalam armada akan menerima peningkatan.
Peningkatan itu dianggap perlu bagi F-22 Raptor untuk mempertahankan keunggulannya atas lawan potensial.
"Tim F-22 Raptor bekerja sangat keras dalam menjalankan peta jalan modernisasi untuk menerjunkan sensor canggih, konektivitas, senjata, dan kemampuan lainnya," ujar Brigadir Jenderal USAF Jason Voorheis.
Pejabat USAF telah meminta agar F-22 Raptor lama dipensiunkan sehingga dana untuk memodernisasi jet tersebut dapat digunakan dengan lebih baik untuk program Next Generation Air Dominance (NGAD).
NGAD lebih dari sekadar pesawat tunggal dan sebenarnya merupakan bagian dari sistem yang berupaya mengembangkan jet tempur berawak generasi keenam dan armada pesawat nirawak yang direncanakan.
Sebagian uang yang diinvestasikan dalam peningkatan F-22 Raptor juga akan membantu NGAD.
Sebab sensor RTX Raytheon akan menjadi bagian dari proses pembuatan prototipe dan komisioning cepat layanan udara, serta dapat digunakan pada sistem NGAD.